Indonesia adalah negara agraris (sebuah kenyataan atau pertanyaan)

Mayoritas penduduk Indonesia bermatapencaharian di bidang pertanian, itu lah faktanya. Kalau hal tersebut dijadikan parameternya, maka Indonesia adalah negara agraris. Pernyataan itu benar adanya. Namun, sebagai negara agraris diharapkan kebutuhan pangan untuk warganegaranya dapat dicukupi dari produksi dalam negeri. Kenyataanya, Indonesia masih mengimpor pangan dari luar negeri, tidak hanya beras sebagai makanan pokok, tetapi bahan pangan lainnya seperti gandum, kedelai, dan jagung. Masih banyak Petani yang hidup dalam kemiskinan dan masih ada penduduk di pedesaan, yang menjadi sentra produksi pangan, mengalami kelaparan. Jadi pernyataan bahwa negara Indonesia adalah negara agraris patut jadi pertanyaan. Tetapi, semoga suatu saat nanti Negara Indonesia menjadi kenyataan sebagai Negara Agraris. Mari Kita memberikan sumbangsih bagi Kemajuan Dunia Pertanian Indonesia sesuai kemampuan Kita masing-masing. Apa sumbangsih Anda..........????????

Saturday, September 2, 2017

Produk Beras Premium Berkualitas : Beras Hitam Organik, Penangkal Radikal Bebas



Produk Beras Hitam Organik dalam Kemasan Vacuum.
Beras Hitam Organik sering dipakai untuk terapi penyakit kronis (kanker, diabetes, Ginjal, penyakit jantung dan lain-lain) akibat radikal bebas.   
Radikal bebas timbul karana faktor yang sebenarnya merupakan kebiasaan buruk dalam kehidupan sehari-hari :
1.     Mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti makanan berlemak, tinggi kadar gula, dan makanan cepat saji.
2.     Kebiasaan buruk yang tidak sehat, meminum alkohol, merokok
3.     Paparan Sinar UV yang berbahaya
4.     Pencemaran bahan-bahan kimia yang toksik
Radikal bebas yang menyerang tubuh secara tidak terkendali dapat menyebabkan beberap resiko seperti mempercepat penuaan dini, munculnya berbagai macam penyakit ( stroke, kencing manis, kanker, jantung). Salah satu upaya yang bisa kita lakukan untuk mencegah dan meminimalisir gangguan kesehatan akibat serangan radikal bebas, maka tubuh kita memerlukan senyawa antioksidan. Senyawa tersebut berfungis sebagai senyawa yang mampu membagikan elektron-nya sebagai bahan untuk menetralkan sifat merusak dari radikal bebas.
 Beras Hitam
Untuk memenuhi kebutuhan antioksidan, Anda bisa memanfaatkan beras hitam untuk dikonsumsi sebagai alternatif makanan pokok selain beras putih. Pada beras hitam organik mengandung antioksidan yang sangat baik untuk melawan radikal bebas serta mengurangi kerusakan sel tubuh akibat paparan sinar UV .
Beras hitam dihasilkan dari proses penggilingan tidak sempurna tanpa penyosohan dari gabah padi beras hitam, sehingga masih terdapat kulit ari yang melapisi permukaan beras.
Anda dapat memperoleh produk tersebut di UD.MbangunDeso

Alamat : Desa Ketieng RT 02 / RW 02 Kec. Kramat Kab. Tegal
                Jawa Tengah.
Hubungi Kami di nomor :
Tlp./ WA = 0856 4282 7879
Pin BB :DA403BE2
»»  Selengkapnya...

Perbedaan Jenis-Jenis Beras: Beras Putih, Beras Coklat, Beras Merah, Beras Hitam, Mana yang akan Anda Pilih..??

Beras Merah.


Secara umum terdapat tiga macam beras, yakni beras putih (Oryza sativa), beras merah (Oryza glaberrima) dan beras hitam (Oryza sativa L. indica). Dari ketiga jenis itu, beras putih lah yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, kemudian beras merah dan terakhir beras hitam.  
 
Beras Organik Menthik Wangi Susu dalam Kemasan

Baca artikel lainnya Budidaya Padi Beras Hitam
Beras dihasilkan dari proses penggilingan padi/gabah untuk memisahkan bagian bulir padi dengan sekamnya. Kemudian dilanjutkan proses penyosohan yang menghasilkan beras putih dan bekatul yang merupakan bagian kulit arinya yang disebut aleuron
Lihat Artikel Tentang Beras
Beras Coklat 
Beras Merah Organik dalam Kemasan Vacuum

Beras coklat adalah beras yang telah dihilangkan sekamnya sehingga di dalam beras tersebut masih tertinggal  kulit ari yang berwarna coklat. Jika beras coklat digiling atau dipoles untuk menghilangkan kulit arinya maka beras tersebut menjadi beras putih pada umumnya. Oleh karena itu beras coklat dan beras putih memiliki kandungan kalori, karbohidrat, protein dan lemak yang sama. Perbedaan dari keduanya pada proses penanganan paska panennya, dimana lapisan aleuron masih ada pada beras coklat. Hal ini berarti kalau Anda makan nasi dari beras coklat, Anda juga menyantap kulit ari dan semua vitamin yang ada di dalamnya. Lapisan ini mengandung vitamin, serat dan mineral. Beberapa gizi yang terkandung adalah vitamin B1, B3, zat besi dan magnesium.
Beras Merah
Beras Merah Organik dalam Kemasan Vacuum
Beras merah mempunyai  khasiat kesehatan yang lebih baik daripada beras putih. Manfaat yang paling dikenal adalah untuk diet, mengatasi kelebihan kolesterol, mencegah penyakit  jantung  dan mengatasi maag. Beras merah dan cokelat memiliki serat yang tinggi. Hal ini membuat proses pencernaan jadi lambat dan membuat sistem pencernaan jadi lebih kuat. Serat juga membantu memperlambat pengolahan karbohidrat menjadi gula darah. Satu hal lagi, beras merah juga mengandung antioksidan yang bisa membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Beras merah mendapat warna dari antioksidan yang disebut anthocyanin. Senyawa ini juga ditemukan dalam buah yang berwarna ungu atau kemerahan.
Beras Hitam

Beras Hitam Organik dalam Kemasan Vacuum
 
Umumnya masyarakat lebih mengenali ketan hitam dibanding beras hitam. Beras ini tentunya berbeda dengan ketan hitam. Sekilas nampak sama antara beras hitam dengan ketan hitam, sama-sama berwarna hitam. Meskipun warnanya sama-sama hitam, beras hitam berbeda dari ketan hitam. Begitu pula dengan kandungan nutrisinya. Beras ketan hitam jika dipotong melintang akan terlihat warnanya putih susu pada potongan beras tersebut, dan jika di masak setelah menjadi nasi akan lengket seperti ketan pada umumnya. Sedangkan beras hitam jika dipotong melintang terlihat berasnya berwarna jernih (bening) dan jika dimasak akan sedikit pera jika dibanding beras biasa. Hal ini disebabkan karena kandungan ketan hampir seluruhnya didominasi oleh amilopektin sehingga lengket, sementara beras memiliki kandungan amilosa melebihi 20% sehingga tidak lengket. Dari segi rasa, beras hitam sedikit pera tidak begitu “pulen” seperti beras putih. Untuk memasaknya, dibutuhkan lebih banyak air dan waktu lebih lama. Setelah matang, beras ini memiliki aroma kuat yang menguggah selera makan. Bulir berasnya mengilap dan berukuran lebih panjang serta lebih langsing. Warna dari beras ini akan sedikit luntur dan berubah menjadi ungu setelah dimasak. Varietas beras ini memiliki manfaat gizi yang lebih tinggi dibanding dengan beras merah dan beras coklat, bahkan ketika keduanya digabungkan. Varietas beras ini kaya akan serat dan mengandung antioksidan, fitonutrien, phytochemical, vitamin E, protein, zat besi, dan nutrisi lainnya. Hal ini diyakini bermanfaat untuk hati, ginjal dan lambung. Kandungan anthocyanin ini akan membantu mencegah risiko kanker. Ini adalah santapan yang rendah gula dan memiliki nilai indeks glikemik yang rendah. Beras ini sangat dianjurkan bagi pasien penyakit jantung, diabetes dan tekanan darah tinggi."Sesendok beras hitam mengandung lebih banyak antioksidan dan anthocyanin. Ini memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar daripada sesendok blueberry. Kandungan gulanya sedikit namun lebih banyak serat, vitamin dan antioksidan.

 Beberapa fakta tentang beras hitam :
1.     Beras hitam adalah beras pusaka yang dibudidayakan di Asia, yang pernah tumbuh sebagai makanan wajib untuk kaisar. Sesuai dengan namanya, beras hitam tampak hitam ketika mentah, tetapi ketika dimasak ternyata berwarna ungu tua. Warnanya saja sudah mengundang rasa penasaran untuk disantap. Tetapi bahkan jika ungu bukan warna favorit Anda, nasi ini terap menarik untuk disantap karena mengandung manfaat bagi kesehatan.
2.     Beras hitam mendapatkan warna gelap karena adanya pigmen flavonoid yang dikenal sebagai antosianin, pigmen tanaman dengan sifat antioksidan yang kuat. Antosianin adalah pigmen yang sama yang memberikan banyak merah gelap dan ungu buah seperti blackberry, ceri tua, dan raspberry yang kaya warna dan manfaat kesehatan. Antosianin sedang diteliti untuk peran mereka dalam mencegah berbagai penyakit kronis termasuk kanker, diabetes, penyakit jantung, dan penyakit Alzheimer. Sebagian besar manfaatnya didapat karena senyawa antioksidan dan antiinflamasi.
3.     Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition pada tahun 2008 menunjukkan bahwa ekstrak dari beras hitam saat diujicoba pada tikus membantu mencegah perkembangan plak aterosklerosis pada arteri utama dari jantung, jenis yang akhirnya akan menyebabkan serangan jantung. Ini juga menurunkan komponen lipid termasuk trigliserida. Bahkan, ekstrak beras hitam ditemukan sekuat resep obat simvastatin, obat yang digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol. Efek ini timbul dari antosianin yang begitu melimpah di beras hitam. Karena sifat anti-inflamasi dan menurunkan kolesterol dari antosianin yang ditemukan pada beras hitam, padi-padian ini dapat membantu untuk menangkis serangan jantung.
4.     Beras hitam adalah sumber mineral yang baik, termasuk besi, serta serat dan memiliki profil nutrisi agak mirip dengan beras merah. Kehadiran antosianin memberikannya keunggulan gizi dibandingkan beras merah.
5.     Pada intinya,  beras hitam, dengan rasanya yang lezat, menjadi alternatif selain beras putih yang kurang bergizi dan memberikan alternatif lain yang sehat untuk beras merah.  Harga beras hitam mungkin sedikit lebih mahal dari beras merah, namun harga yang Anda bayarkan pastinya tidak sia-sia.
Banyak sekali di iklankan di media cetak maupun media online tentang manfaat dari beras hitam. Dikatakan beras hitam merupakan obat untuk segala macam penyakit. Informasi ini kurang tepat, walaupun bisa berfungsi sebagai obat pada keadaan tertentu, namun seperti pangan pada umumnya, khasiat yang ada pada beras hitam lebih kepada pencegahan penyakit dari pada mengobati.
Anda dapat memperoleh produk-produk tersebut di UD.MbangunDeso 


Alamat : Desa Ketieng RT 02 / RW 02 Kec. Kramat Kab. Tegal
                Jawa Tengah.
Hubungi Kami di nomor :
Tlp./ WA = 0856 4282 7879
Pin BB :DA403BE2

Sumber Tulisan :
www.ekafarm.com
www.gerbangpertanian.com
www.cnnindonesia.com
dan berbagai sumber lainnya
»»  Selengkapnya...